Gambaran Kadar Protein Urine Pada Atlet Sepakbola Berdasarkan Frekuensi Latihan
DOI:
https://doi.org/10.32807/jilts.v5i1.132Keywords:
Aktivitas Fisik, Protein Urine, Carik Celup, Physical ActivityAbstract
Latar Belakang: Latihan berlebihan dapat meningkatkan kadar protein urine, menandakan proteinuria. Permainan sepakbola memerlukan kebugaran fisik yang tinggi, maka pada atlet sepakbola perlu dilakukan skreening funsi ginjal.Protein urine merupakan salah satu parameter fungsi ginjal pada urine.Pada penelitian ini akan dilakukan pengamatan hubungan frekuensi latihan terhadap protein urine.
Tujuan Penelitian: untuk mengetahui gambaran kadar protein urine pada atlet sepakbola yang latihan selama 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, 4 minggu, dan 5 minggu setelah latihan, serta menganalisa gambaran kadar protein urine pada atlet sepakbola tersebut.
Metode Penelitian: Pada penelitian ini bersifat observasional analitik dengan teknik pengambilan sampel purposive. Sampel penelitian berjumlah 30 atlet sepakbola, kadar protein urine pada penelitian ini dipriksa menggunakan metode carik celup.
Hasil Penelitian: Rata-rata kadar protein urine atlet sepakbola pada minggu pertama adalah 15,5 mg/dl,minggu kedua 47,17 mg/dl, minggu ketiga yaitu 60,3 mg/dl, minggu keempat 59 mg/dl dan minggu kelima 62,67 mg/dl.
Kesimpulan: Gambaran kadar protein urine pada atlet sepakbola dengan kadar tertinggi 86 mg/dl dan kadar terendah pada 21 mg/dl.
Downloads
Published
Versions
- 2026-04-11 (2)
- 2026-04-11 (1)
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Journal of Indonesia Laboratory Students (JILTS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
