Pengaruh Frekuensi Kemoterapi Terhadap Nilai SGPT (Serum Glutamic Pyruvic Transaminase) Pada Pasien Yang Menjalani Kemoterapi IV Berbasis Antrasiklin
DOI:
https://doi.org/10.32807/jilts.v5i1.287Keywords:
Kanker, Kemoterapi, Antrasiklin, SGPTAbstract
Latar Belakang: Kanker merupakan penyebab utama kematian global, dengan insiden tinggi di Indonesia, termasuk di Provinsi NTB. Kemoterapi berbasis antrasiklin, meskipun efektif, berpotensi menyebabkan hepatotoksisitas yang ditandai dengan peningkatan kadar Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT). Studi terdahulu menunjukkan hubungan antara kemoterapi dan kerusakan hati, namun penelitian spesifik mengenai pengaruh frekuensi siklus kemoterapi antrasiklin terhadap nilai SGPT masih terbatas.
Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh frekuensi kemoterapi terhadap nilai SGPT pada pasien yang menjalani kemoterapi intravena berbasis antrasiklin.
Metode Penelitian: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan Kohort historis dengan teknik samping jenuh pada pasien yang menjalani kemoterapi antrasiklin di RSUP NTB tahun 2024. Data nilai SGPT sebelum kemoterapi (siklus0) dan setelah siklus 1, 2 dan 3 kemoterapi dikumpulkan dari rekam medik, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk membandingkan perbedaan bermakna antar-siklus.
Hasil Penelitian: Didapatkan 20 pasien Ca. Ovarium yang memeuhi kriteria inklusi dan didata rata-rata nilai SGPT siklus 0 (27.8 U/L), siklus 1 (26.5 U/L), siklus 2 (22.4 U/L) dan siklus 3 (20.9 U/L). Berdasarkan uji statistik Friedman dengan tingkat kepercayaan 95%=(α=0.05) diatas diketahui nilai Sig.(2-Tailed) sebesar 0.976, karena Nilai Asymp. Sig. > 0.05 maka dapat ditarik kesimpulan tidak ada perbedaan signifikan antara nilai SGPT sebelum dan setelah melakukan kemoterapi antrasiklin.
Kesimpulan: Tidak ada pengaruh signifikan antara nilai SGPT setelah melakukan kemoterapi antrasiklin mengindikasikan efek kumulatif terhadap hepatotoksisitas. Namun pemantauan fungsi hati secara berkala dan pertimbangan modifikasi dosis tetap perlu diperlukan untuk mengurangi risiko kerusakan hati.
Downloads
Published
Versions
- 2026-04-11 (2)
- 2026-04-11 (1)
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Journal of Indonesia Laboratory Students (JILTS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
