Korelasi Pemeriksaan Alkaliphosfatase (ALP) Dengan Laktat Dehidrogenase (LDH) Terhadap Angka Kejadian Kanker Nasofaring di RSUD Provinsi NTB

Authors

  • Viny Ari Yanty Poltekkes Kesehatan Mataram, Indonesia
  • I Wayan Getas Poltekkes Kesehatan Mataram, Indonesia
  • Ari Khusuma Poltekkes Kesehatan Mataram, Indonesia
  • Nurul Inayati Poltekkes Kesehatan Mataram, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32807/jilts.v5i1.373

Keywords:

ALP, LDH, Nasopharyngeal Cancer

Abstract

Latar Belakang: Kanker nasofaring (KNF) merupakan salah satu jenis kanker yang berkembang di area nasofaring dan termasuk dalam jenis kanker yang cukup sering dijumpai, khususnya di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Salah satu tantangan dalam penanganan KNF adalah keterlambatan diagnosis dan prognosis yang buruk, terutama pada stadium lanjut. Pemeriksaan biomarker seperti Laktat Dehidrogenase (LDH) dan Alkali Fosfatase (ALP) dinilai memiliki potensi dalam mendeteksi dan mengevaluasi perkembangan kanker. LDH berperan dalam metabolisme anaerobik dan menunjukkan hubungan erat dengan beban tumor serta lingkungan hipoksia, sedangkan ALP berkaitan dengan metabolisme tulang dan keterlibatan kelenjar getah bening pada KNF. Mengingat tingginya angka kejadian dan pentingnya pemeriksaan penunjang dalam penegakan diagnosis serta prognosis KNF, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui korelasi antara kadar ALP dan LDH terhadap angka kejadian kanker nasofaring di RSUD Provinsi NTB.

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui korelasi antara ALP dengan LDH terhadap angka kejadian kanker nasofaring di RSUD Provinsi NTB.

Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data sekaligus pada waktu yang sama dengan kriteria pasien KNF yang memeriksakan ALP dan LDH . kemudian dianalisis menggunakan uji statistik untuk membandingkan perbedaan bermakna antar-siklus.

Hasil Penelitian: Didapatkan 45 pasien KNF yang mememenuhi kriteria dan didata untuk hasil ALP pada perempuan 70% normal 30% diatas normal. Pada laki-laki 20% dibawah normal 51.4% normal dan 28.5% diatas normal. Hasil LDH 2.2% dibawah normal 42.2% normal 55.6% diatas normal. Berdasarkan uji statistik Spearman rank didapatkan koefisien sebesar 0,035, karena nilai <0.05 maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada korelasi antara nilai kadar ALP dengan kadar LDH terhadap angka kejadian KNF.

Kesimpulan: Terdapat hubungan antara hasil enzim ALP dan LDH dengan angka kejadian kanker nasofaring.

Downloads

Published

2026-04-11

How to Cite

Viny Ari Yanty, I Wayan Getas, Ari Khusuma, & Nurul Inayati. (2026). Korelasi Pemeriksaan Alkaliphosfatase (ALP) Dengan Laktat Dehidrogenase (LDH) Terhadap Angka Kejadian Kanker Nasofaring di RSUD Provinsi NTB. Journal of Indonesia Laboratory Students (JILTS), 5(1). https://doi.org/10.32807/jilts.v5i1.373

Citation Check