Test Screening Hepatitis A dan Hepatitis B pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Alas Barat
DOI:
https://doi.org/10.32807/jilts.v5i1.91Keywords:
Test Screening, HAVAg, HbsAgAbstract
Latar Belakang: Test screening HAVAg dan HbsAg merupakan pemeriksaan untuk mendeteksi dini infeksi virus hepatitis A dan hepatitis B pada seseorang. Hepatitis sendiri merupakan penyakit peradangan pada hati yang dapat sembuh dengan sendirinya atau berkembang menjadi fibrosis (jaringan parut), sirosis, atau kanker hati. Wilayah Alas Barat masih menjadi wilayah yang memiliki angka infeksi hepatitis yang tinggi serta rendahnya informasi tentang hepatitis dan akses pelayanan laboratorium penanganan kasus hepatitis pada masyarakat sebagai latar belakang masalah.
Tujuan Penelitian: Untuk menganalisis dan mengetahui hasil test screening Hepatitis A dan Hepatitis B pada Masyarakat yang terkena infeksi Hepatitis A dan Hepatitis B.
Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data yaitu data primer dan sekunder.
Hasil: Test screening pada Hepatitis A menunjukkan bahwa 20 sampel yang telah dilakukan test screening di dapatkan hasil Non-Reaktif/Negatif Hepatitis A (HAVag), sedangkan pada Hepatitis B di dapatkan hasil dari 80 sampel yang telah dilakukan test screening 20 sampel di antaranya menunjukkan hasil Reaktif/Positif Hepatitis B (HbsAg).
Kesimpulan: Di wilayah Alas Barat tidak ditemukan virus Hepatitis A dan pada Hepatitis B ditemukan sekitar 25% penduduk Alas Barat terkena infeksi virus Hepatitis B.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Journal of Indonesia Laboratory Students (JILTS)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
